Srikandi PKNU Dapil VII

Henny Purwaningsih. Perempuan yang dikenal cukup giat dalam berbagai organisasi kemasyarakat ini dicalonkan PKNU sebagai anggota DPRD Jatim.

Dari Model ke Caleg PBR

Dari model, Pungky Sukmawati kini dicalonkan PBR menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Surabaya & Sidoarjo.

Masruroh Wahid dari Guru Hingga Senayan

Dra Hj Masruroh Wahid, M.SI. Karir politiknya melejit. Ketua PW Muslimat NU Jatim periode 2005-2010 ini dicalonkan Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan 8 Jawa Timur nomor urut 1.

Darwis: PR Gus Dur untuk PKB Sumenep

Wakil Ketua Dewan Syuro DPC PKB Sumenep Darwis Mazar menyakini suara warga Sumenep tetap kompak. Pemilu ini ditargetnya mendapat 30 kursi.

Drs. H. Fathorrosjid, MSi.

Drs. H. Fathorrosjid, MSi. Calon Legislatif dari PKNU untuk DPR RI Nomor Urut 1 Dari Daerah Pemilihan  3 Jawa Timur  (Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi).
 

Imam Nahrawi: Kalau Percaya Pilih Saya, Jika Tidak Pilihlah PKB!

Imam Nahrawi, SAg. Dia adalah Ketua PKB Jatim yang pada Pemilu 2009 kembali dicalonkan partainya untuk DPR RI. Bapak beranak tiga yang maju nomor urut 2 untuk daerah pemilihan Jatim I ini optimis PKB akan tetap mendapat kepercayaan dari rakyat.

Tunggu Apa Lagi?

Halaman ini diperuntukan bagi para calon legislatif (caleg) yang ingin menyampaikan program atau visi misi serta beragam kegiatannya. Bagi yang berminat bisa menghubungi 03171107264

Selasa, 18 November 2008 10:42:43 WIB

Lepas Tali Bra, Thalita Latief Deg-degan

Reporter : Soni A | PilihSaja.Net

Jakarta - Melakoni adegan syur dianggap sejumlah aktris adalah biasa. Tapi tidak bagi Thalita Latief. Hanya melepas tali bra saja, Thalita mengaku deg-degan.

Adegan melepas tali bra ini dilakukan Thalita dalam film layar lebar perdananya, 'Kawin Kontrak Lagi'. Di film itu Thalita berperan sebagai Sasi, seorang gadis desa yang melakukan kawin kontrak demi mencukupi perekonomian keluarga.

Ternyata bintang sinetron 'Keong Mas' itu tak sepenuhnya membuka bra dalam film. Thalita dibantu trik kamera. Namun tetap saja gadis kelahiran Jakarta, 6 Desember 1988 itu merasa deg-degan.

"Ada sih lepas tali BH, tapi itu trik kamera. Padahal depannya ditutupin. Untuk adegan itu gue deg-degan. Gue takut kemben yang gue pakai itu melorot, takut aja kayak gitu," ujar Thalita ditemui di FX Plaza, Jl Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2008) malam seperti dilansir detikhot.

Sejak awal Thalita memang mengajukan agar tak ada adegan buka-bukaan. Beruntung Thalita pun tak dapat komplain dari keluarga.

"Nggak ada komplen kok. Aku udah di-support sama nyokap. Udah ada perjanjian sama sutradranya, nggak ada buka-bukaan," jelas Thalita.


Baca Juga